Minggu, 18 Januari 2009

Supernatural Season 3


Disc 3 A :

Episode 01: The Magnificent Seven

Pada suatu malam di pinggir kota, seorang pria muncul dari dalam rumah untuk membuang sampah. Ia iri melihat mobil tetangganya bagus. Ia mendengus dan membuang sampah. tiba tiba lampu berkelip dan tong sampah bergerak liar. Pria itu kaget. Saat melihat ke langit ada banyak gumpalan asap hitam menuju ke tengah kota. Salah satu menuju ke arahnya. Pria tersebut berlari ke dalam rumah, namun terlambat. Asap hitam merasuki tubuhnya masuk lewat tenggorokan.

Sam and Dean menerima panggilan Bobby, mereka segera menyelidiki sebuah rumah di pedesaan. Ternyata ada satu keluarga mati di sana karena kelaparan dan dehidrasi padahal di dekat mereka adalah dapur yang penuh makanan. Mereka bertemu dengan pasangan Hunter lain. Tamara dan suaminya. Mereka berpencar.

Malang Tamara dan suaminya terjebak di klub yang penuh dengan manusia yang sudah dirasuki. Bobby kaget karena 7 manusia yang dirasuki Iblis kelas atas yaitu the seven sins. Yang tertangkap adalah Envy. Tamarah yang marah karena suaminya tewas membasmi Envy, sementara teman teman Envy datang untuk membebaskan kawannya.

Bobby menghadapi Pria gendut yang dirasuki ketamakan dan membasminya. Dean dekejar cewek seksi yang dirasuki Iblis Lust dan membasminya. Tamara membunuh Iblis yang merasuki suaminya. Sementara Sam menghadapi Iblis Pride dan 2 lainnya. Pride tidak mau tunduk pada The Boy’s King / Princess yaitu Sam. Beruntung Sam ditolong gadis misterius dengan pisaunya yang sanggup membunuh Iblis. Ia melawan 3 iblis lainnya. Pride yang mau menghajar si gadis ditangkap oleh Sam. “Who are you?” tanya Sam.
“I’m the girl who saving your ass,” jawab si cewek cantik pirang itu lalu pergi. Sam mengejar tapi cewek itu menghilang.
“and I’m saving you,” ujar Sam.

Besoknya mereka membakar jenazah dari orang yang mati ditusuk. Sementara yang selamat cuma 2. Tamara berpisah dengan mereka.
“Jadi kamu membiarkan cewek menolongmu?” ledek Dean.
“Aku kan harus melawan 3 orang,” jawab Sam.
“So…Who is the masked chick?” tanya Dean.

Episode 02: The Kids are Allright

Cicero Indiana, seorang pria tewas karena gergaji listriknya sendiri. Ia punya mantan isteri dan seorang anak perempuan 8 tahun.
Dean yang suka banget dengan perempuan cantik membujuk adiknya untuk lewat Kota mantan pacarnya Lisa. Ia memanfaatkan umurnya yang tinggal 1 tahun itu. Sam setuju, ia ditinggalkan di motel sementara Dean langsung menuju rumah Lisa, mantannya. Ia terkejut karena Lisa punya anak lelaki yang berumur 8 tahun. Saat di pesta kelakuan Jonathan Isaac Braeden sangat mirip dengan nya. Ia curiga kalau Lisa Braeden mengandung puteranya. (gw suka episode ini, Sifat kebapakan Dean muncul terutama saat Dean mengajarkan Jon buat merebut kembali PSP nya dari anak yang badannya lebih besar. Tentu saja Lisa marah).

Sam bertemu cewek pirang yang sudah menyelamatkannya. Ternyata memang benar ada Iblis disitu. Ia juga membagi informasi tentang teman teman dekat Ibu Sam.

Iblis kali ini adalah Changeling yang menyerupai anak anak dan mengisap cairan tulang punggung ibunya. Beruntung Sam and Dean bisa membasmi anak anak Changeling beserta induknya. Dean sedikit kecewa karena Jon ternyata bukan puteranya karena Lisa Braeden telah cek DNA. (Kecian Dean, lihat ekspresi kecewanya.)

Sam baru tahu kalau ternyata Ruby juga Iblis dan menawarkan kesepakatan untuk membantu Dean.

Episode 03: Bad Day at Black Rock

Saat Sam and Dean berdebat soal Ruby mereka mendapat telepon yang ternyata dari hape ayah mereka. Hape itu disimpan Dean di laci mobil mereka. Mereka mendapat kabar kalau gudang rahasia ayah mereka dibongkar oleh yang punya tempat penyimpanan/gudang rahasia.

Yang dicuri adalah sebuah kotak. Dean dan sam mengejar 2 orang pencuri yang kesal. Sebab kaki kelinci adalah isi dari kotak itu. Ternyata itu kaki kelinci kutukan. Barang siapa yang memilikinya akan sangat beruntung, tapi kalau menghilangkannya akan sial sampai pemiliknya mati dalam hitungan 1 minggu. Bobby marah karena Sam memegangnya dan hilang karena dicuri Bella Talbott. Bella Lugosi/ Talbott adalah cewek cantik seksi berambut hitam, ahli mencuri.

Dean meninggalkan Sam di motel sementara ia mencari Bella. Dean berhasil mendapatkan kaki kelinci dan meninggalkan Bella yang marah.

Sam tertangkap teman Gordon, Hunter lain yang memburu Sam. Sebab sam dianggap manusia yang kelak berpihak pada Iblis sebagai panglima tempur. Dean datang tepat waktu untuk menolong Sam dengan cara yang unik karena kaki kelinci.

Mereka hendak membakar kaki kelinci saat Bella datang dan menembak Sam.
“You, I cant shoot, but him, I can’t miss,” ancam Bella. Dean dengan akal nya yang cerdik berhasil membuat Bella memegang jimat kaki kelinci. Bella mendengus kesal dan terpaksa ia harus membakar si kaki kelinci. Tapi Bella dengan cerdiknya merampas kartu lotere yang digesek Sam and Dean dan ditaruh dalam saku jaket Dean.

Bella pergi dengan mobil putih mewahnya dan mengklakson mereka. Dean baru sadar kalau ia kecolongan lagi. Sial, ujar Dean.

Disc 3B:

Episode 04: Sin City

Seseorang mati bunuh diri dalam gereja. Dean dan Sam menyelidikinya dengan mewawancarai seorang pastor. Pendeta itu bilang semua orang berubah dalam waktu 2 bulan. Persis pada hari Devil’s Gate terbuka. Dean adn Sam menginap di motel dan bertemu Ricchie kenalan lama Dean. Ricchie mengajal mereka ke sebuah Bar yang dimiliki Trotter, pria botak yang mengubah kota dari kota teralim menjadi kota terbrengsek, dimana pemabok, wts, judi dan selingkuh berkeliaran dimana mana.

Ada casey bartender yang seksi membunuh Ricchie. Dean dibujuk Casey kecastle bawah tanahnya. Dean tidak tertipu, ia sudah mengambil jenasah Ricchie dan menjebak Casey dalam pentagram. Saat Dean hendak meng-exorcist Casey, dengan kekuatan nya Casey membuat kitab yang dibaca Dean berterbangan dan pintu keluar ruangan bawah tanah runtuh. Mereka terjebak. Mereka terpaksa berbincang semalaman. Dean and Devil inside Casey. Hey don’t blame me. I don’t pull any triggers, kata Casey. Dia hanya makan siang dengan Trotters dan membuat sedikit dorongan untuk membujuk manusia dalam kesesatan. Sebagai Iblis, Casey kagum dengan pembunuhan yang malah lebih banyak dilakukan oleh manusia itu sendiri dari pada Iblis yang melakukannya.

Sam dan pendeta mencari Dean, Sam kaget ternyata Pendeta itu sudah dirasuki. Untung Bobby datang dengan pistolnya.
Bobby berhasil memperbaiki pistol rusak pembunuh Iblis berkat Ruby, Iblis cantik yang memihak Sam.

Bobby dan sam terhempas, sementara Pendeta datang untuk menolong Casey. Saat ia mencekik Dean, Casey minta supaya Dean tidak dibunuh. Tepat pada saat itu Sam datang dan membunuh Ke dua Iblis tersebut. Dean terpana. Sebab ia tidak ingin Casey mati.

(gw curiga jangan jangan Sam itu Lucifer sebab Ruby bilang: The Little Fallen ANgel on Your shoulder. dugaan gw, Ruby itu baby sitter nya Sam yang diperintah ama Azaziel untuk menjaga Sam-anak kesayangannya).

Episode 05: Bed Time Stories (Episode yang lucu…I love it)

Rumah sakit penuh dengan orang orang yang diserang mirip cerita dongeng. dari 3 babi kecil, hanzel and grettel, Cinderella, sampai tudung merah. Penyebabnya adalah arwah yang marah. Setiap yang selamat melihat gadis kecil berambut hitam, berkulit putih dengan pita merah diatas kepalanya sedang melihat mereka.

Saat Sam menceritakan tentang penyerangan gaya Cinderella, Dean memandangnya heran.
“Dude, could you be more gay?” tanya Dean (maksudnya Manly kali/lebih kelelakian)…Don’t answered it…..”ujar Dean.
Penyebabnya adalah arwah gadis koma yang marah karena diracuni oleh ibunya mirip cerita Snow White. Ayahnya yang dokter tidak ingin anak gadisnya mati dan membuatnya hidup dengan alat penunjang kehidupan. Sam menyadarkan sang dokter sementara Dean menghadapi penyerang bertatto serigala. Gadis itu menemui ayahnya dan menghilang setelah ayahnya tahu kalau ia diracuni ibu tirinya. Dean selamat.

Disc 3C:

Episode 06: Red Sky at The morning

Beberapa orang mati karena melihat kapal setan di pelabuhan. Dean dan Sam datang menyelidiki. Lagi lagi mereka bertemu Bella Tallbot. Bella menyamar menjadi Alex, cenayang pribadi Gert. Ternyata Bella bisa membaca kartu dan berbicara dengan para arwah lewat papan ouji / Ouji Board. Ia kesal karena gara gara dean dan Sam, Gert menghentikan pembayaran padanya, sebagai balasan, Bella membuat mobil Dean ditarik oleh Dinas parkir karena parkir tidak pada tempatnya. Dean kheki dan kesal.
“Ciao,” ledek Bella.
“Can I shoot her,” kata Dean masih keki dikerjain Bella mulu.
“Not in a Public,”jawab Sam baru kali ini mereka saling setuju.

Mereka bekerja sama untuk mendapatkan tangan sang Hantu. Hantu itu memburu orang orang yang dianggap membunuh saudara mereka sendiri untuk menyelamatkan diri sendiri. Hantu itu adalah adik dari seorang kapten kapal yang digantung oleh kakaknya sendiri. Dean dan Sam meburu tangan hantu dalam museum untuk memusnahkan hantu. Mereka menyamar. Dean jadi pasangan Bella, sementara Sam berpasangan dengan nenek nenek yang naksir Sam banget banget. (Lucu banget liat Sam salah tingkah digrepe grepe ama nenek nenek ;P)

Dean berhasil mencuri tangan tapi berhasil dicuri Bella.
Saat Bella menghitung uang nya di pelabuhan, ia melihat kapal itu dan ketakutan. Ia lari minta tolong ke Sam and Dean, dengan berat hati mereka menolong Bella. Mereka berhasil memusnahkan si hantu dengan cara unik dan cerdik (nonton aje yee^^)

Di akhir cerita Bella memberi mereka masing2 10 ribu dollar lalu pergi. “I didn’t owe you,” kata Bella gengsi.

Episode 07: Fresh Blood

Gordon yang bebas dari penjara langsung mengejar Sam Winchester. Ia adalah Hunter hebat yang membunuh para Iblis dan menganggap Sam ada di pihak Iblis. Malang baginya Gordon tertangkap Vampir dan dijadikan Vampir oleh Pria Vampir. Informasi keberadaan Sam and Dean didapat dari Bella. Yang menjual mereka dengan harga tinggi, kantung mojo milik Gordon.

Dean marah dan mengancam Bella. Akan mengejar Bella dan melakukan pembalasan.

Pria Vampir itu mengejar para wanita untuk dijadikan anak buahnya dengan memberikan darahnya sendiri ke pecandu narkoba.
Gordon berhasil lolos tapi ia berubah jadi vampir. Ia mengejar Sam and Dean dan menyandera seorang gadis. Gordon bersembunyi dalam gudang. Bella memberitahu Dean letak keberadaan Gordon. Ternyata Bella bisa membaca para arwah lewat Kartu Tarot atau Papan Ouji.

Dean menyelamatkan sandera, tapi membunuhnya karena ternyata si gadis berubah jadi vampir. Sementara Sam bertarung mati matian melawan Gordon dan Sam berhasil. Seperti biasa tampang Sam selalu memilukan tiap kali habis membunuh. (Olo olo cayaaanng otjok oyjok otjok……..jadi sayang ama Sam nih,,,,,tampangnya imuut banget ;P)

Disc 3D: Episode 08 ilang bok…gimana nih pembajak DVD nya …payeh payeh……..

Episode 09: Malleus Maleficarum (Witch Hunt)

Seorang pria hampir terbunuh tapi Sam dan Dean berhasil menyelamatkannya, sementara isteri dari pria tersebut mati juga dibunuh karena kutukan. Dean dan Sam menemukan ada Coven di daerah tersebut. Ruby memperingatkan ada Iblis besar dibalik para penyihir yang dikejar oleh Dean dan Sam. Dean menembak Ruby tapi dicegah oleh Sam, Ruby menghilang.

saat di motel, Dean batuk darah, ia dimantrai. Sam mengambil pistolnya dan pergi mengunjungi rumah tadi pagi dimana mereka menemukan 3 orang wanita. Para wanita yang sedang membaca mantera itu kaget telah ditodong pistol. Salah satunya bilang itu mantera untuk menurunkan harga. Sam menunjuk ke wanita berambut pendek, dan benar dialah Iblisnya. Sam menembak kan pistolnya.

Dean diberi minuman oleh Ruby dan sembuh. Ruby memberikan senjatapada Dean lalu pergi.

Saat Sam dihempas ke tembok, Dean datang, namun nasibnya sama dengan Sam. Mereka berdua terpaku di tembok. Ruby datang dan berkelahi dengan si Iblis. Ruby kalah. Saat itu penyihir yang tersisa menggunakan guna guna untuk si Iblis. Iblis marah dan meremas jantung sang penyihir terakhir yang langsung mati. Saat itu Dean bebas lalu menusukkan Pisau milik Ruby ke arah Iblis. Iblis itu mati. Ruby menyuruh Sam dan Dean pergi sementara ia membereskan semuanya.

Baru kali ini Dean dan Sam tahu kalau Ruby adalah mantan manusia yang menjual dirinya pada setan.

Saat sam tak ada Ruby menemui Dean dan mengatakan kalau tiap jiwa manusia yang masuk ke dalam neraka akan lupa tentang ingatan mereka saat jadi manusia. Dean terpana.

Episode 10: Dream A Little Dream of Me

Bobby koma. Dean dan Sam datang untuk menolong. Ternyata Bobby sedang menyelidiki kasus tentang kematian seorang dokter. Dokter tersebut menggunakan akar mimpi sebagai percobaan pada pasien pasiennya. Ternyata salah seorang dari uji coba sang dokter malah membunuh dokter itu. Akar mimpi itu membuat manusia bisa seperti Freddy Kruegger, membunuh orang dalam mimpi.

Untuk masuk ke dalam mimpi Bobby dan membuatnya sadar mereka harus minum akar mimpi dari Afrika. Sam memimpikan Bella Talbott, Dean membangunkannya. “Sam kamu mimpi apa sampai mengerang? Mimpi sama Anjelina Jolie atau Bradd Pitt?” goda kakaknya. Sam gugup. (Luthuunya….aih aih…manis banget….)

Tepat saat pada saat itu Bella masuk mengantarkan akar. Sam menanti Bella membuka jas dan sedikit kecewa karena Bella ternyata berpakaian lengkap dan bukan gaun tidur seperti dalam mimpinya (hehehehehe dasar Cowok!). Bella gusar karena Dean berkata kasar lalu pergi.

Dean dan Sam berhasil meyelamatkan Bobby. Mereka bertiga berhasil keluar te[at pada saat sam hendak dibunuh oleh salah satu pasien yang ternyata pernah Dean interview. Dean dan Sam mengejar pasien itu yang tiba tiba menghilang.

Saat Dean dan Sam tidur di tengah hutan, mereka bermimpi lagi. Sam ditangkap oleh si jahat, dan Dean terjebak dengan Iblis dalam dirinya.
Sam dengan cerdiknya meminum akar itu dan membuatnya sejajar dengan si pembunuh. Ia balik memukul dengan tongkat baseball, sementara itu penjahat itu juga mati dengan kepala pecah di tempat tidur di tempat yang tidak diketahui oleh Dean dan Sam.

“What did you do Bobby, so Bella help us,” tanya Dean.
“I didn’t do nothing, except I sell something for her,” sahut Bobby.
Dean dan Sam bingung. Bobby tiba tiba mengerti.
“Better check you’re pocket Boys,” kata Bobby.
Sam dan dean memeriksa kantong saku jaket mereka dan megeluarkan bagian dalam keluar.
“Not Litterally,” ujar Bobby sambil menaikkan sebelah alisnya.
Dean mencek lemari besi tempat pistol pembunuh Iblis disimpan. Hilang.

Malang bagi mereka ternyata Bella Talbott mengambil pistol Colt pembunuh Iblis.

Disc 3E:

Episode 11: Mystery Spot

Dean dan Sam pergi menyelidiki hilangnya profesor dalam sebuah Kota. Malangnya mereka terjebak di Hari Selasa di Kota itu. Tiap kali Dean tewas tertembak, tertabrak, tertimpa piano, Sam kembali bangun di pagi hari selasa dengan lagu yang sama dan Dean yang mengganggunya dengan menyanyikan lagu itu. Sam kesal dan putus asa. Tapi sadar. Satu orang di kafe itu tiba tiba makan selai yang lain. Ia mengejar orang itu yang ternyata adalah trickster. Trickster mengabulkan Sam dan hari berganti Rabu tapi Dean tertembak. Sam mengejar Trickster selama 3 bulan, ia menjadi Sam yang lain yang rella membunuh Bobby untuk memanggil Trickster. Trickster datang,

“This would be life without Dean, and you must learn to live a life without him,” ujar Trickster. Sam menghiba hiba, memohon. Kalau Dean hidup, Sam janji tidak mengejar ngejar Trickster lagi (Trickster itu Dewa lho kayak Pan, Dewa yang suka ngerjain orang buat seneng seneng).

Trickster luluh (jangan jangan dia cinta lagi ama Sam) dan mengabulkan Sam kembali ke hari Rabu dimana Dean masih hidup.
Sam memeluk Dean erat erat sementara Dean heran.

Seperti biasa Trickster menghilang.

Episode 12: Jus in Bello (yang ini keren banget banget!!)

Dean dan Sam menggerebek rumah Bella Tallbott untuk mengambil kembali pistol Colt pembunuh Iblis. Sayang Bella sudah pergi dan menjebak mereka. Mereka ditangkap oleh polisi daerah dan diserahkan langsung pada FBI yang sudah lama mengejar ngejar mereka. Henderson. Dean dan Sam dirantai dan dijebloskan ke penjara oelh Deputy. Sementara itu Bos FBI Henderson langsung naik helikopter dan membawa beberapa anak buahnya untuk menjemput Dean dan Sam.

Bos dari Henderson langsung menuju ke penjara dan menembak Dean dengan pistol berperedam. Sementara itu Sam menangkapnya dan membaca mantera pengusir setan. Tak lama Deputy masuk dan membebaskan mereka., Sam dan Dean ketakutan. Mereka mengira Deputi sudah dirasuki. Henderson menembak Deputi, Sam dan Dean langsung tahu kalau Henderson lah yang dirasuki dan langsung mengexorcistnya. Mereka berhasil. Sementara itu gerombolan Iblis mengepung mereka.

Ruby datang menolong. Ia menanyakan pistolnya dan sangat marah ketika tahu pistol yang sudah diperbaikinya dicuri orang. Ia tahu mantera lain untuk mengusir Setan tapi membutuhkan jantung perawan. Ia melihat ke sekretaris Sheriff yaitu Nancy.

Dean kaget, kau masih perawan?
Nancy membelalakkan matanya…It’s a choice, you know.
Nancy rela, tapi Dean tidak. Ruby marah, ia melihat pada Sam. Kau tidak cerita padanya?
Apa? Dean kaget ketika tahu adiknya menyembunyikan rahasia.

Ternyata sudah jadi rahasia umum kalau Sam lah penerus Azaziel. Saat Azaziel tewas, semua Iblis berebut kekuasaan salah satunya adalah dengan menyingkirkan Sam. Tapi ada saingan baru yang lebih kuat bernama Lilith. gadis Iblis ini menyatukan semua Iblis dan mengejar Sam. Bagaimana pun, Sam adalah pewaris yang sah. Dean dan Sam bikin rencana. Ruby yang marah lalu pergi.

Rencana Dean dan Sam berhasil, mereka membiarkan semua manusia yang dirasuki Iblis masuk kantor polisi dan mengexorcist mereka. Satu Iblis berhasil lolos.

Henderson berjabat tangan dengan Dean dan Sam. Kalian bebas. Dean dan Sam pun pergi.

Saat Nancy, seorang deputy, beres beres, datang seorang gadis kecil dan ibunya.
Nancy tersenyum lembut. Gadis cilik itu menanyakan Dean dan Sam.
“Who are you, little girl,” sapa Nancy yang sedang menyapu.
Gadis kecil itu menjawab,”I am Lilith.”
Mata Lilith langsung putih dan ia membakar semua yang ada di sana. (Gaya manga nih…masak gadis kecil jadi saingan beratnya Sam?)

Ruby datang ke Motel tempat Sam dan Dean menginap.

“Setel tipi,” kata Ruby kesal.
“Lain kali gunakan cara ku. Cara kalian telah membunuh orang2 yang kalian selamatkan kemarin,” kata Ruby gusar. Sam dan dean, kaget. Di tivi berita kebakaran di kantor polisi tadi malam menewaskan semua orang termasuk Nancy.

Ruby melemparkan pada Sam dan Dean jimat supaya Dean dan Sam tidak terdeteksi oleh Lilith.
“Thanks,” kata Sam
“Don’t. Cause Lilith kills everyone, everythings,” kata Ruby lalu pergi. (Gyaa…gyaaa…gw suka banget ama Ruby, gayanya mirip Buffy the Vampire Slayers).

Supernatural Season 3 Episode 16 (Final Season)

NO REST FOR THE WICKED

Sam tetap bersikukuh untuk mencari cara agar Dean terbebas dari perjanjian dengan Demon Crossroad. Sementara tinggal 30 jam lagi.
Dean bermimpi dikejar kejar oleh hellhound - anjing dari neraka dan bangun saat Sam datang. Sam menghiburnya, Dean kaget melihat wajah Sam seperti hantu. Sam bilang kalau Bobby sudah dapat menemukan cara untuk menemukan Lilith. Mereka bergegas ke rumah Bobby.

Dean dan Sam ke tempat Bobby. Bobby memakai alat aneh untuk menunjukkan dimana Lilith berada dan berhasil. Sam minta supaya diperbolehkan memanggil Rubby, Dean menolak.

Sam memanggil Rubby dengan mantera. Rubby datang. Rubby ingin melakukan ritual pada Sam agar Sam berubah jadi Jenderal Iblis.
” You could wipe out Lilith on the map without moving your single mucles. What do you think Lilith so scare with you?” kata Rubby.
“I dont have that kind of power since Yellow Demon eyes died,” kata Sam.
“Not missing, just under doormat,” jawab Rubby.
Dean datang dan marah pada Rubby.
“Kau gila kalau tidak mempergunakan Bom yang ada dalam tubuh adikmu. Dia sangat kuat karena itu Lilith sangat takut padanya,” ujar Rubby.
“Aku tak percaya padamu. Kau pikir aku akan membiarkan adikku jadi superstar antikristus,” ujar Dean murka (bukan marah lagi).

“I don’t have to prove to you cause I want to save your dumb spineless dick,” kata Rubby menghina Dean. Dean kaget lalu tiba tiba menonjok Rubby. Rubby balas meninju Dean. Sam yang hendak menengahi mereka, berusaha menahan Rubby. Rubby memukuli dan menendang Sam, menghempaskannya ke tiang kayu dan beralih mengejar Dean.

Rubby dan Dean baku hantam, Rubby menang. Saat Dean terhempas ke bawah dan Rubby ingin mendekatinya dan menendangnya, ia tak bisa bergerak. Dean menipunya. Begitu pula Sam. Mereka mengincar pisau pembunuh Iblis milik Rubby. Dean berhasil mencopet pisau itu dari tangan Rubby. Mereka bergegas pergi menuju ke tempat Lilith. Sementara Rubby terjebak di bawah mantera lingkaran bintang 5.

Dean dan Sam bersiap siap. Tapi tak bisa berangkat karena Bobby tiba tiba datang dan marah karena tidak diikutsertakan.
“Ini urusan keluarga,” kata Dean.
“Family don’t come in blood Son,” kata Bobby marah dan Dean sadar kalau Bobby sudah lama jadi bagian keluarga mereka.
“I will following you and don’t stop every 10 minutes to pee,” ledeknya pada Dean.

Di mobil Sam berusaha menghibur kakaknya. Dean menolak bersikap cengeng dan memutar lagu Bon Jovi Dead or Alive. Sam heran, tidak biasanya kakaknya suka Bon Jovi. Dean bilang, kadang Bon Jovi juga ngeRocks kok. Mereka bernyanyi bersama sama.

Mobil mereka dihentikan oleh polisi. Dean menusuk polisi itu dengan pisau. Ternyata polisi itu sudah dirasuki Iblis bawahan Lilith. Bobby yang baru saja datang heran, begitu pula dengan Sam.
“Bagaimana kau tahu, dia sudah dirasuki,” tanya Sam.
“Entahlah. Aku hanya tahu begitu saja. Lagi pula aku melihat wajah aslinya di balik muka manusianya dan mukanya buruk sekali,”kata Dean mencibir sambil membantu Bobby menutupi jejak. Mereka menutupi mobil polisi itu dengan daun daun.
“Waktu hidupmu tinggal 5 jam lagi Dean. Kini 1/2 dari dirimu adalah bagian dari neraka. Pantas saja kau dapat mengenali mereka,” ujar Bobby.
“Kalau gitu kita untung dong, Dean bisa lihat Iblis,” kata Sam polos.
“Beruntunglah jiwa terkutukku ini membawa keberuntungan,” kata Dean santai dengan sarkasme nya.
” Kita harus bergegas,” ajak Sam.

Di perumahan kompleks, semua penghuninya sudah dirasuki Iblis kecuali sebuah keluarga harmonis yang ketakutan, karena gadis kecil yang manis imut imut dan mereka sayangi telah berubah. Gadis cilik itu membunuh neneknya, anjingnya, dan pengasuhnya. Ayah, Ibu dan kakeknya ketakutan. Kakek mereka berusaha minta tolong pada tetangganya namun gagal. Sang Gadis dengan kibasan tangannya memuntir kepala sang kakek. Ayah Ibu nya jadi ketakutan. Sam, Dean dan Bobby mengawasi dari rumah depan. Sam ingin segera masuk tapi Dean melarang.
“Mana ada kakek tua yang membaca sampai malam selarut ini. Atau petugas Pos yang mengantar surat jam 9 malem. Mereka pasti penjaga bawahannya si Lilith,”kata Dean.
Pertama mereka membereskan tukang pos. Dean menyergapnya dan Sam menusuknya dengan pisau. Lalu kakek tetangga yang sedang baca buku.

Mereka sudah dibereskan. Sementara Dean mengawasi situasi sekitar. Ia dilabrak Rubby dari belakang.
“Give me back my knife,” kata Rubby.
Sam datang dan menodong leher Rubby dengan pisau.
“Jangan macam macam,” ancam Sam.
“Wow, wajahmu jelek sekali Rubby,” kata Dean melihat Rubby lalu menunduk dan melihat lagi.
Rubby memandangnya kesal.
“Sam lebih baik kita lari saja. Toh kakakmu bakalan mati,” kata Ruby.
“Jangan macam macam, bitch,” ancam Sam.
“Whoa…please don’t do Catfight. Kita sudah dikepung,” kata Dean.
(Lucu banget, Sam dan Rubby berkelahi berebut Dean ;P )

Mereka ketahuan dan dikepung warga kompleks. Bobby membaca ayat suci dan menaruh salib di tempat air. Sprinkler, percikan air buat penyiram tanaman menyala, beberapa Iblis terbakar terkena air suci. Yang lain diam, hanya mengelilingi mereka. Sam, Deam, dan Rubby masuk ke dalam rumah Lilith.

Mereka melangkahi mayat sang nenek. Sang AYah keluar dari Lemari. Dean menangkapnya dan membekapnya.
“Pergilah ke ruang bawah tanah, taburi garam dan diam disitu,” ujar Dean.
“Tidak bisa, tanpa isteriku. Tolong isteriku. Puteri kami sudah berubah. Ia sudah bukan puteri kami lagi. Mereka di atas, tapi aku takkan pergi tanpa isteriku,” kata Sang Ayah lalu pingsan, karena Dean menonjok perutnya lalu membopongnya.
“Aku akan meletakkannya di ruang bawah tanah. Kalian duluan saja,” ujar Dean. Sam dan Rubby pergi.

Sam diam diam masuk ke dalam kamar dan membuka kelambu. Gadis cilik itu tidur nyenyak di atas pelukan ibunya. Sam ragu hendak menghujamkan belatinya ke gadis cilik yang manis itu.
“Just Do it. do it… Do IT…..,” kata Ibunya. Gadis itu terbangun dan berteriak saat sam hendak menghunjamkan belati Rubby. Tangannya tertahan di udara karena Dean menahannya.
“Lilith sudah pergi. Aku tak melihatnya di gadis cilik itu,” ujar Dean. Sam meminta Sang Ibu dan anak itu pergi ke ruang bawah tanah.

Sam, Dean dan Rubby bergegas pergi mencari Lilith. Terdengar suara anjing setan dan mengejar mereka. Nyawa Dean sudah diujung tanduk, dan ia dapat melihat anjing itu. Mereka lari dan mengunci diri di ruang keluarga. Dean menaburi lada hitam pada pintu dan jendela.
“Rubby, jadikan aku sperti yang sudah kita sepakati,” ujar Sam.
“Apa? Itu nggak bisa dilakukan dengan cepat. Kita sudah kehabisan waktu,” ujar Rubby.
“Sam, cepat, serahkan pisaunya padaku. Biar aku yang hadapi Lilith,” pinta Rubby berulang ulang. Sam hendak menyerahkan pisau itu.
“Sam jangan. Jadi…ternyata wajah jelek itu milikmu Lilith, bukan Rubby,” kata Dean yang langsung dihempas Rubby yang kini bermata putih.
“How long did you in her?” tanya Dean.
“Not for long, and I love this beautyful body. Sam…I wanted to see you,” kata Lilith yang merasuki tubuh yang tadi dirasuki Rubby. Lilith lalu mencium Sam.
“So … you have me. Please…let my brother go,” ujar Sam lalu membuang muka.
“To do that, You must have something that I want and you don’t,” kata Lilith yang menatap Sam penuh minat. (Oh please deh : komentar Mira heheheheh)
“So you have him, having me killed. Then what? You became Queen Bitch,” ledek Dean agar Lilith menjauhi Sam.
Lilith menatapnya.
‘I don’t have to puppy chat. Ciao…..,” kata Lilith melangkah ke arah pintu dan membuka pintu yang tersegel.
No,” kata Sam yang kini tertempel di dinding.
“Yes,” kata Lilith membuka pintu dan membiarkan anjing neraka masuk.
“suck him,” titah Lilith pada Hellhounds miliknya.

Dean dikoyak koyak sampai mati. Lilith menggerakkan tangannya untuk membumihanguskan Sam.

Namun, tangan putih itu hanya berkilau. Seperti yang sudah dikatakan Rubby. Sam ternyata kebal. Lilith memandang Sam ketakutan. Sam jadi percaya diri. Ia bangkit dan hendak menusuk Lilith/Rubby, tapi Lilith kabur dan Rubby tergeletak di samping Dean. Sam terpaku menatap Dean, wajahnya bersimbah air mata.

Dean tewas.

Sam terisak isak dan memeluk kakaknya.
“No…Dean….No…” isak Sam.

Sementara itu Dean terikat dengan rantai rantai besi yang menembus sekujur tubuhnya.
“SAM….SAAAAM……!! Somebody help me. SAM!!! SAM !!!,” jerit Dean yang kini terdampar di neraka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar